Tentang Quote Jomblo
Sebagai salah satu anggota Club
meme di instagram, sedikitnya saya selalu meluangkan waktu 15 menit dalam
sehari untuk stalking akun-akun meme besar untuk mencari inspirasi atau sekedar
mencari hiburan dan pasang tampang biar follower nambah :D. Ya, memang hidup
kami sebagai meme creator diharuskan menjadi sekreatif mungkin dengan tidak
melakukan plagiat terhadap akun manapun. Sebisa mungkin seperti itu. Paling
tidak cara menaikkan popularitas yang alami adalah dengan mendekati akun-akun
besar agar direpost atau sekedar menyukai postingan meme kita. Apa manfaatnya?,
kalau kamu pengguna instagram aktif pasti tau lah ya...
Oke, cukup dulu bicarain
kebiasaan saya. Sekarang kita ngomongin memenya. Sejak awal bikin meme, banyak
sekali meme yang menyinggung tentang ke-jomblo-an. Dari pembully-an hingga sanjungan dahsyat :D.
Yang pasti seakan-akan jomblo adalah suatu hal yang aneh dan patut dibahas, dikasihani
dan ditertawakan.
Tak sulit menemukan meme seperti
itu, cukup cari #jomblo atau #quotejomblo di mesin pencari saja pasti sudah
banyak yang keluar. Baper-pun tak terelakkan, haha. Iya lah, tanya kenapa? Ya
karena yang sering cari tagar itu adalah si pelakunya sendiri. Jadi dipasin
sama nasibnya, muncullah baper tak berkesudahan. Mungkin ini juga yang menyebabkan
tagar# jomblo semakin bergelimpangan, #eh.
Sebenarnya apa yang salah dari
jomblo ya kok sampai segitunya?
Dari analisa saya sih, sebenarnya
gak ada yang salah, cuma karena populasi anak muda (di instagram) yang doyan
pacaran lebih banyak dibanding sama yang pura-pura gak doyan pacaran. Jadi
keliatan banget mereka (para jomblo-red) seolah menjadi kaum minoritas yang
pantas dijajah, eh, dibully, eh dibahas, eh, apa ya bahasanya yang lebih halus.
Pisss
Ada juga nih yang jadi pemicu
pembully-an jomblo semakin ramai, yaitu bapernya para jomblo karena meme yang
membahas urusan mereka. Suka muncul di kolom komentar yang membahas kejombloan,
curcol dikit tapi ngena. Dan kami, para meme creator hanya menjawab tantangan
pasar yang semakin butuh meme seperti demikian. Jadi cukup maklum kalau
fenomena ini menjadi tak berkesudahan.
Ini cuma analisa saya loh ya,
jangan percaya gitu aja.
Yeah, serba serbi jomblo memang
tak ada habisnya untuk dibicarakan. Meski pada akhirnya tak ada yang mau hidup
dalam nestapa tak berkesudahan. Namun tahap jomblo adalah fase yang harus
terlewatkan. #eeaak
So far, semua yang saya lakukan bersama teman-teman meme creators hanya bentuk kreasi kami
yang terbatas. Mohon maaf jika banyak meme yang tidak berkenan, tidak ada
maksud menyinggung atau menindas siapapun (kecuali yang merasa). Hidup itu
numpang lewat, sayang kalo ga dikerat
#quotemaksa.
Sekian dulu bahasan tentang quote
jomblo, terimakasih.
Happy blogging, salam jomblo.





2 komentar