• Home
  • About
  • Gaya Hidup
    • Minimalism
    • Quarter Life Crisist
    • Relationship
  • Advertise
facebook twitter instagram Email

haiulya



Aku mengenal kopi sejak balita. Dulu sewaktu masih diasuh simbah aku sering melihat beliau menumbuk kopi. Tak jarang pula aku mengikuti proses sejak dari panen buah kopi hingga menjadi siap saji. Enak, itu saja yang aku tau kalaitu. Karena kupikir semua kopi memang sama saja dan seperti itu semuanya.
Hingga pada akhirnya setelah menginjak dewasa aku tahu aa acara di televisi yang memahas tentang kopi. Terlihat bagaimana dunia kopi tak sesempit yang aku tahu selama ini, tak sesederhana yang aku lihat selama ini. dan sejak saat itu pula aku tahu bahwa kopi murni yang tanpa dicampuri apapun saat disangrai adalah lebih enak daripada yang tidak murni. Ckckck,,,,
Apalagi sejak saat aku mulai bertemu dengan banyak orang, most of them, menyukai kopi dan akhirnya aku lebih sering ikut minum dan kadang merasa butuh. ah,ikut-ikutan yang bikin nagih nih... hehe. Meskipun sudah berkurang karena sempat ada insiden migrain setelah ngopi dua gelas, dalam hal ini kopi asli. Semoga ndak terulang lagi, amin.
sebenarnya, selain di minum, kopi juga bisa digunakan untuk hal lain lhoh. Berdasarkan pengalaman, justru aku terbantu sekali dengan persediaan kopi di rumah. Meskipun sekarang sudah jarang minum tapi setidaknya aku tetap membutuhkannya. Lalu, apa aja sih kegunaan kopi selain untuk diseduh diminum?
Check it out:
Masker Wajah
Ladies, kamu suka pakai masker wajah? gak ada salahnya lho kamu pakai kopi untuk mengganti produk masker yang biasa kamu beli. Memang terlihat menyeramkan saat dipakai tapi hasilnya bikin tingkat kecantikanmu naik 20 persen, hehe. Masker kopi juga cocok untuk semua jenis kulit lho, aku sendiri sudah memakainya sejak sekitar tiga taun dan tak pernah ada efek samping apapun.
Masker kopi dapat memberikan efek tenang dengan aromanya yang khas. Saat diaplikasikan, akan terasa "trecep-trecep" di kulit wajah yang memberikan efek segar bahkan hingga setelah dibilas. Setelah dibilas, wajah akan terasa lembut dan kenyal serta terlihat lebih cerah dari sebelumnya.
Cara membuat:
Siapkan satu sendok makan kopi dalam wadah masker atau piring kecil.
seduh dengan air hingga mengental dan berbentuk seperti pasta.
Oleskan ke seluruh permukaan wajah kecuali mata, gosok-gosok sebentar selagi masih basah.
Tunggu hingga kering, lalu bilas.

Lulur Badan
Selain sebagai masker wajah, kamu juga bisa memanfaatkan kopi sebagai lulur badan. Manfaatnya banyak lho, selain bisa mencerahkan juga bisa membuang radikal bebas yang menempel di tubuh kita. Kalo aku sih lebih suka lulur kopi karena aroma khasnya dan harganya yang lebih terjangkau. Jika tidak ada kopi buatan sendiri, kamu juga bisa membeli di warung kok. Dari yang ukuran kecil harga seribu rupiah hingga yang berukuran besar. Cara membuatnya sama dengan cara membuat masker kopi , hanya saja perlu menambah sedikit ukuran sesuai yang kamu butuhkan untuk luluran.

Scrub Bibir
Selain untuk kedua hal diatas, ada satu hal lagi yang bisa dilakukan dengan kopi yaitu Scrubbing Bibir. Yups, jika biasanya scrub bibir dibuat dari gula dan madu atau minyak zaitun yang diaduk menjadi satu. Ternyata kopi juga bisa digunakan untuk scrub bibir lho. Kandungan manfaat yang ada di dalamnya mampu melembabkan bibir kering dan jika digunakan secara rutin juga bisa mengembalikan warna alami bibir.
Cara pemakaiannya, setelah kopi diseduh menjadi bentuk pasta oleskan pada bibir dan gosok perlahan hingga kamu bosan, eh, maksudnya hingga beberapa menit. Kalau aku biasanya dua menit sudah cukup. Setelah itu bilas dengan air hangat jika ada, jika tidak bisa menggunakan air biasa.

Itulah tadi beberapa kegunaan kopi selain untuk diminum. Ketiganya bisa dilakukan bersamaan ya, atau jika sedang buru-buru bisa pilih salah satu saja yang dianggap cukup penting. Kalau aku lebih prefer ke masker wajah dan lulur tangan aja, karena wajahlah yang pertama dilihat dan tanganlah yang pertama kali dijabat.
Jadi buat kamu yang gak suka minum kopi, tak ada salahnya mulai sekarang menambah daftar kopi di list belanjaan kamu. Tapi kopinya yang murni ya, bukan kopi susu ataupun yang sudah bercampur gula. Bisa dikerubung semut, hehe.
Kamu punya cerita lain tentang kopi? share yuk....
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Yang benar itu Bikin Alis apa Lukis Alis?
Em, kalo menurutku sih terserah yang ngomong aja sih ya, enaknya gimana. Kalo aku lebih enaknya bikin alis tapi lebih setuju Lukis Alis, karena kegiatannya kan Menebali Alis sehingga lebih Indah bukan membuat Alis Baru. Oke ya, suka-suka aja.
Sebenarnya aku bukan pecinta make up, suka aja nggak apalagi cintrong hehe. tapi aku suka aja kalo lihat orang dandan cantik dan macem dengan postur tubuh dan pakaian yang dikenakannya. Meskipun kadang justru kecewa juga karena yang dilihat di foto tidak sama dengan kenyataannya. Seperti pengalamanku saat kondangan di pernikahan salah orang teman. Sebelum berangkat, seperti biasa, sudah banyak foto yang tersebar. Hampir semuanya berkomentar "wah, cantik banget", karena memang si pengantin terlihat sangat cantik dibanding hari biasanya dengan make up seadanya.
Sesampainya di lokasi, aku kaget bukan kepalang karena ternnyata riasan yang tadi terlihat sangat menarik di foto jauh berbeda dengan yang sedang ada di hadapanku. Entah faktor waktu yang sudah cukup lama atau memang kualitas riasan yang tidak maksimal, alas bedak yang melapisi kulit wajah pengantin terlihat sangat tebal dan seperti topeng, ups. Maklum, aku lebih suka riasan natural daripada yang seperti itu.
Sekedar saran saja bagi para calon pengantin, selalu diskusikan dulu model riasan yang akan diaplikasikan di wajah kamu. Tidak semuanya cocok untuk diaplikasikan di wajah kamu ya, jangan sampai momen berharga yang hanya terjadi sekali seumur hidup ini menjadi rusak hanya karena riasan yang hancur berantakan. Jangan berpikir hanya untuk momen foto dari pihak rias saja, sekarang, siapapun maunya foto sama pengantin lho. Biar cepet nyusul, katanya.


Oke. Skip.
Sebenarnya bukan tentang riasan pengantin yang aku tulis, tapi tentang pengalamanku Belajar Lukis Alis. Alis sebagai bagian yang cukup penting dari wajah menjadi salah satu penentu bentuk wajah yang sangat perlu untuk diperhatikan. Lihat deh, kalo alisnya bagus pasti keliatan lebih cantik.
Sebenarnya alisku baik-baik saja, hanya sekedar ingin belajar tekniknya saja. Bersama mbak Jeti, teman kos kala itu, aku dibimbing dengan telaten. Tanpa modal, akupun meminjam pensil alisnya, hehe.

Mungkin bagi sebagian wanita, kegiatan ini adalah hal simpel yang sangat mudah dilakukan. Selain menjadi ritual wajib sebelum bepergian untuk menunjang penampilan. Tapi apalah dayaku yang pegang bedak aja cuma sehari sekali. Touch up?, hehe ngaca aja jarang apalagi buat Lukis Alis.
Dan akhirnya akupun mulai belajar, tidak seluruhnya dilukis tapi hanya bagian pangkal dan ujung saja. Lalu disapu dengan puff hingga merata dan membentuk alis yang proporsional. Dan seperti inilah hasilnya, hehe.



Setelah belajar saat itu, hanya beberapa kali kuaplikasikan di alisku. Bahkan aku sempat mendapat saran dengan menggunakan sikat bekas untuk menyapu bagian alis yang tidak rapi. Dan ternyata memang benar, sikat bekas cukup membantu merapikan alis tanpa harus menggunakan pensil alis.


Ada yang punya pengalaman unik dengan Riasan? Share yuk...
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

Selamat datang di blog Hai Ulya

Follow Me

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • pinterest
  • youtube


recent posts

Blog Archive

  • ►  2021 (2)
    • ►  April 2021 (1)
    • ►  Maret 2021 (1)
  • ►  2020 (3)
    • ►  November 2020 (1)
    • ►  September 2020 (1)
    • ►  Maret 2020 (1)
  • ►  2019 (21)
    • ►  Agustus 2019 (1)
    • ►  Juli 2019 (4)
    • ►  Juni 2019 (1)
    • ►  Mei 2019 (2)
    • ►  April 2019 (2)
    • ►  Maret 2019 (5)
    • ►  Februari 2019 (2)
    • ►  Januari 2019 (4)
  • ►  2018 (26)
    • ►  Desember 2018 (3)
    • ►  November 2018 (4)
    • ►  Oktober 2018 (2)
    • ►  September 2018 (3)
    • ►  Agustus 2018 (4)
    • ►  Juli 2018 (5)
    • ►  Juni 2018 (3)
    • ►  April 2018 (2)
  • ▼  2017 (13)
    • ►  Desember 2017 (1)
    • ►  November 2017 (3)
    • ►  Oktober 2017 (3)
    • ►  September 2017 (3)
    • ►  Agustus 2017 (1)
    • ▼  Juli 2017 (2)
      • Kopi, Gak Cuma Bisa Diminum Lho
      • Ngomongin Make Up sambil Belajar Lukis Alis
  • ►  2016 (17)
    • ►  Desember 2016 (1)
    • ►  November 2016 (1)
    • ►  September 2016 (3)
    • ►  Agustus 2016 (2)
    • ►  Mei 2016 (8)
    • ►  April 2016 (2)

Categories

Advertorial Banking Beauty Belanja Blogging Curhat Dunia Kerja Event Fashion Gawai Gerakan Pungut sampah Goods Jalan-jalan Kesehatan Komunitas Kuliner Lomba Mahasiswa Minimalism Indonesia Musik None ODOP Opini Pribadi Otomotif Parenting Pernikahan Quarter Life Crisis Relationship Sosial Media Tips Tradisional Viral

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates