• Home
  • About
  • Gaya Hidup
    • Minimalism
    • Quarter Life Crisist
    • Relationship
  • Advertise
facebook twitter instagram Email

haiulya



Halo, kali ini aku akan bercerita tentang transformasiku menjadi perempuan seutuhnya, emm.. perempuan apa wanita ya? Aku sih enaknya pake perempuan aja. Waduh, kok kaya aku baru aja jadi perempuan ya. Ups, jangan gitu dong!, jadi grogi nih.

Ehm..
jadi gini, selama ini kan aku udah berhijab layaknya perempuan muslim lainnya. Ya, meski hijab ini aku pake sejak lama tapi mohon maaf kalo ada yang nanya tentang yang lainnya nanti dulu yaa... huhu. Kaya ada yang mau nanya aja. Nah, meskipun berhijab aku gak langsung jadi keliatan kaya perempuan pada umumnya yang cantik setiap saat.

Aku termasuk tipe orang yang jarang dandan, jarang memperhatikan penampilan bahkan terkesan cuek dengan keadaan. Asal cocok dan nyaman aja aku udah seneng. Bayangin deh, gimana kalo liat cewek berhijab tanpa make up dan asal-asalan gitu? Aku yakin jawabannya bakalan bilang 'tetep cantik kok'. Hehe hehe hehe

Masa Lalu 

But, itu adalah masalalu. Sekarang, lebih tepatnya setahun yang lalu saat masih di kosan aku mulai belajar dandan. Sempat didandanin temenku juga yang aku tulis di blog ini. Dan beberapa kali mencoba dandan sendiri dengan bantuan tutorial makeup di internet.

Dan sejak beberapa bulan yang lalu aku memutuskan untuk belajar mengaplikasikan make up ke wajah mulusku. Ya, waktu itu wajahku masih aman terkendali, meski tanpa sapuan make up. Namun berangsur mengalami beberapa benjolan kecil akibat penggunaan produk-produk kecantikan. Yoweslah, gak popo. Aku tetap bahagia dan bersyukur masih diberi kesempatan untuk merasakan jerawatan di pipi.


Sejak saat itu, aku mulai sering menggunakan make up saat keluar rumah atau bahkan saat tak ada acara di luar dan hanya memiliki agenda belajar bersama anak-anak aku tetap merias diri. Maklumlah namanya juga pemula yang lagi seneng-senengnya.

Untuk masalah jerawat yang sering muncul seiring berjalannya waktu, aku akalin dengan merawat kulit wajah dengan masker alami untuk mempercantik dan merawat keremajaan kulit wajah. Diantaranya adalah masker bubuk kopi, minyak zaitun atau minyak goreng.

Melengkapi Koleksi Make Up

Sebagai pemula, wajar dong kalo aku pengen nyobain berbagai jenis make up. Apalagi saat melihat review setiap make up yang 'terlihat' bagus di internet. Hm... mupeng deh!. Ujung-ujungnya pasti beli, padahal belum tentu tjotjok di kulit wajahku. 

Dari pensil alis, lipstik, pelembab, foundation dan sebagainya sudah ada. Semuanya tidak selalu terpakai, ((ya kalik lipstik beda warna mau dipake barengan haha)), tapi selalu aku coba explore kegunaannya, cocok engganya di kulit aku. Alhasil, kulitku mulai jerawatan gak jelas dan mulai malu untuk menghadapi kenyataan.

Yaaa, namanya juga pemula yang masih perlu banyak belajar. Sampai akhirnya aku tersadar bahwa aku melupakan hal penting dalam riasan, yaitu mata. Aku memang bukan orang yang suka dengan riasan mata berlebih, paling mentok cuma eye shadow warna kalem, nggak lebih.


Eyeliner dan maskara adalah jenis make up yang paling tabu untukku. Untuk eyeliner, memang aku agak menghindari karena kelopak mataku tidak cocok untuk diaplikasikan eyeliner karena tidak simetris. Tapi untuk maskara sepertinya masih ada celah, mengingat bulu mataku yang meskipun tidak lentik tapi juga tidak panjang. Ya, sama aja lah ya hehe.

Baca juga : Detox Bawang Merah, Pilihan Sehat sebelum ke Dokter

Mencari Maskara

Akhirnya aku putuskan untuk mencari produk maskara yang bisa kupakai sehari-hari. Pengennya sih yang bisa kasih great look tanpa takut kena panas dan hujan. Gak luntur, gak menggumpal dan (yang terpenting) gak menguras kantong.

Ternyata gak gampang ya mencari yang dicari, yang gak dicari justru banyak yang muncul, hm... Tapi akhirnya aku menemukan apa yang aku cari selama ini. Maskara Waterproof dari Mustika Ratu ternyata menjadi pemenang di hatiku. Melihat kandungan Ekstrak Biji Kelor dan manfaatnya membuatku jatuh hati dan tak bisa lepas dari keinginan untuk membelinya. 


Dan aku baru tahu bahwa produk Beauty Queen Series dari Mustika Ratu ini ternyata punya banyak saudara. Ada bedak, foundie, pensil alis, lipstik dan lain sebagainya. Pokoknya lengkap. Karena masih satu rumpun dan seri yang sama, kandungan dari produk-produk ini juga memiliki banyak kesamaan. Diantaranya adalah kandungan Moringa Seed Extract yang sudah tidak diragukan lagi kegunaannya.


Seri Produk dari Mustika Ratu yang akhirnya masuk ke must have thing list-ku ini lengkap banget lho. Pokoknya bisa banget untuk melengkapi koleksi kosmetik kita. Harga yang dibanderol untuk beberapa produk memang agak kurang bersahabat, tapi untuk skin care benefit yang didapat sih cocok lah ya. Memang ada harga yang perlu dibayar untuk sebuah manfaat besar. Kalian bisa membelinya di counter Mustika Ratu terdekat atau di mustikaratushop.com. 

So, ini ceritaku tentang petualangan mencari Maskara untuk melengkapi koleksi make upku. Kamu???



Share
Tweet
Pin
Share
31 komentar
7 Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kecantikan

Minyak Zaitun merupakan salah satu bagian wajib dalam serial drama kecantikan saya, ceileh. Ya, saya selalu menyediakan Minyak Zaitun dalam pouch make up saya. Meskipun tidak setiap hari dipakai, tapi setidaknya dia selalu ada setiap kali saya membutuhkannya. Pertama kali saya membelinya secara tidak sengaja di sebuah bazar, harganya cukup murah. 10ribuan kalo gak salah.

Sejak saat itu saya selalu menyediakannya di rumah. Jika ada yang punya pengalaman meminumnya, saya belum pernah mencoba karena merasa belum perlu dan cukup dioles di area kulit saja sudah cukup. Manfaat yang saya dapatkan pun tak sedikit, meskipun kadang saya menjadikan Minyak Zaitun sebagai pilihan terakhir ketika malas membuat masker dari bahan alami lainnya seperti kopi, putih telur maupun jeruk nipis. 

Saya sering menggunakan Minyak Zaitun untuk masker di malam hari sebeum tidur. Penggunaannya cukup mudah dan tidak terlalu kotor dibandingkan bahan lain yang sering saya gunakan. Cukup mengoleskannya di wajah dan membiarkannya semalaman lalu dibilas keesokan harinya. Berbeda dengan bahan lain yang harus nunggu kering baru bisa dibilas dan HARUS dibilas. Kan gak lucu kalo tidur sambil pake masker kopi atau putih telur. Bau dan nyeremin euy...

Oh ya, Minyak Zaitun punya banyak sekali manfaat untuk kecantikan lho. Yakali saya cuma pakai doang tapi gak ada manfaatnya. Berikut 7 manfaat yang saya rasakan selama pemakaiannya:

1. Melembabkan kulit wajah
2. Menjaga kesehatan kulit 
3. Menyegarkan kulit wajah
4. Mengurangi Minyak pada wajah
5. Mencerahkan kulit wajah
6. Mengangkat sel kulit mati
7. Menghilangkan kantung mata
7 Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kecantikan
Minyak Zaitun yang saya pakai
Nah itu tadi manfaat Minyak Zaitun untuk kulit wajah yang saya rasakan selama ini. Dan untuk penggunaannya sangat mudah sekali. Biasanya langsung saya ambil cairannya lewat lubang botol dengan ujung jari lalu dioleskan ke seluruh wajah. Mudah sekali, bukan?


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Bagi sebagian wanita, make up adalah hal yang terpisahkan dari setiap helaan nafas. Baik wanita dewasa maupun yang baru menginjak dewasa, bahkan yang sok sok udah dewasa. Baik yang sudah bisa dan pandai bersolek maupun yang masih amatiran (sepertiku). Wajarkah? Tentu saja sangat wajar. Bukankah wanita memang tercipta untuk segala keindahan tersebut?. 

Pikiran asal-asalanku mengatakan tentu sangat wajar, lha kalo wanita gak pake make up kasian yang jualan bedak donk, bangkrut lah mereka!.

Aku adalah salah satu pengagum kecantikan yang tidak bisa mengaplikasikan, eh maksudku belum bisa. Berkali-kali aku menengok video tutorial make up di youtube demi dapat bermake up dan terlihat cantik, tapi nyatanya masih saja nihil. Aku tak bisa berdandan.

Biasanya aku hanya menggunakan pelembab, bedak dan lipstik untuk menyapu wajahku agar tak terlihat kuyu. Begitu saja setiap hari, ke kampus, ke tempat kerja, ke tempat hang out dan ke tempat-tempat lainnya. Sangat simple dan murah. Untungnya kulit wajahku bukan tipe yang rewel sering jerawatan maupun perlu perawatan ekstra, sangat menguntungkan bagiku yang agak malas melakukan perawatan rutin.

Musim Nikahan


Dalam penanggalan jawa, bulan safar diyakini sebagai bulan yang baik untuk menyelenggarakan hajatan maupun kegiatan tertentu. Salah satunya adalah hajat pernikahan yang saat ini bisa dibilang sedang musim di kotaku, Jepara. Dimana-mana selalu ada tenda biru ala nikahan. Apalagi di sosial media, timeline hampir penuh dengan foto-foto pernikahan dengan berbagai caption, status whatsapp dan dp bbm pun tak berbeda, isinya NIKAHAN semua. 

Bukannya baper, aku justru tergoda melihat dan mengamati riasan makeup para pengantin yang silih berganti menghantui timelineku. Semuanya cantik. Yaiya, namanya juga dirias pasti cantik. Kecuali kalo yang merias adalah mantannya calon suami, bisa jadi badut deh tuh pengantin perempuan. Setiap ada yang menikah, salah satu yang menjadi topik khas ibu-ibu adalah ngantene mangklingi ora?.

Ada keyakinan terselubung bahwa wanita yang suka berhias aka. Bermake up tidak akan mangklingi saat menjadi pengantin, pun sebaliknya. Mangklingi disini maksudnya adalah perbedaan yang mencolok dari pra dan pasca riasan. Ada yang wajahnya berubah menjadi cantik dan mempesona bak bidadari, adapula yang terkesan cantik namun biasa saja, tidak ada yang menarik. Aku tak tau apa yang ada dibalik semuanya, tapi yang pasti hal seperti itu ada di dunia ini. 


Tutorial Make Up dari Youtube


Berawal dari ketidaksengajaan saat mengecek perkembangan channel youtube yang berujung pada sebuah video tutorial make up yang aku lupa milik siapa. Aku bersama salah seorang teman kerja yang ekspert di bidang make up sepakat untuk membuat video dengan make konten make up. Setelah negosiasi yang cukup alot akhirnya aku yang menjadi objek eksperimen make up yang pertama kalinya ini. Agak takut sih, tapi penasaran juga gimana mukaku setelah dimake up nanti. Peralatan yang digunakan cukup sederhana dan seadanya. Bermodal kamera handphone dan tripod kami membuat video di jam istirahat kerja. 

Dengan memanfaatkan salah satu sudut di tempat kerja, video pun direkam dengan konsep seadanya. Harap maklum karena masih pemula, semuanya serba sederhana dan apa adanya. tentang hasil, wow... sungguh di luar ekspektasi. Tak bisa kuungkapkan dengan kata-kata. Lihat saja hasilnya.


 Video lengkapnya mari kita tonton di sini


Sejak saat itu aku seperti ketagihan berdandan. Tapi apalah dayaku yang hanya punya bedak, lipstik dan maskara. Harus sabar menunggu hari gajian untuk bisa sedikit bereksperimen, setidaknya aku bisa terlihat lebih cantik saat di kamera, huaahahaa. Dan sekarang hanya cukup menerima apa yang dengan modal dan make up seadanya sambil belajar dari para beauty blogger dan beauty vlogger di luar sana. 

Sekian celotehku yang tak penting tentang make up kali ini. semoga ke depannya lebih oke, tapi jangan pangling ya kalau suatu saat bertemu aku dan keliatan beda, haha. Kamu punya cerita tentang makeup? Share yuk!
Share
Tweet
Pin
Share
17 komentar

Halo hai, lama gak ngeblog rasanya susah mau nulis lagi. Biasa lah namanya juga labil hehe.
oke, lupakan tentang kelabilanku dan mari kita mulai bahasan kali ini. Kali ini aku mau share Tips biar bibir tetap lembut dan kering meskipun banyak aktifitas di luar ruangan. Tau sendiri lah gimana cuaca sekarang yang lagi hot in buanget. 

Yang paling penting dan utama adalah air putih. Ya, kamu harus banyakin minum air putih. Bukan dalam hal ini aja sih, seluruh aspek yang berkaitan dnegan tubuh manusia biasanya akan dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi air putih atau air mineral. So, aku gak masukan air putih dalam jajaran tips kali ini.

menurut pengalamanku, ada lima hal yang bisa kamu lakuin biar bibir tetap lembut dan gak kering. check this out:
1. Madu.

Siapa yang gak tau tentang khasiat madu yang bejibun? salah satunya bisa untuk melembabkan bibir kering loh. caranya, oleskan madu secukupnya pada bibir kamu sebelum tidur. pijat perlahan beberapa saat dan biarkan semalaman. Usahakan untuk rutin ya, biar hasilnya maksimal.
Kalo aku sendiri sih, karena memang banyakan di dalam rumah jadi seringnya aku olesin aja kalo lagi pengen. Gak perlu nunggu pas mau tidur aja, hehe.
2. Minyak Zaitun

Kandungan vitamin dalam minyak zaitun juga dipercaya mampu menutrisi bibir kering loh. Bisa diaplikasikan sendiri ataupun dengan campuran bahan lain seperti madu ataupun gula pasir. Cara pengaplikasiannya musah banget, tuangkan minyak zaitun ke wadah secukupnya lalu oleskan pada bibir, pijat sebentar dan biarkan hingga mengering atau hilang dengan sendirinya. 
Kalo aku sih biasanya dari botol kecil seukuran minyak angin langsung ditetesin ke jari gitu. Jadi gak perlu makan banyak wadah buat naroh minyak zaitunnya.
3. Gula Pasir

Gula pasir atau gula putih juga bisa buat perawatan bibir kering loh. Tapi berbeda dengan madu dan minyak zaitun, gula pasir harus punya tandem. Gak bisa jalan sendiri. Kalo sendiri jadinya dimakan gak dipake perawatan wkwk.
Caranya ambil satu sendok teh gula pasir dan 4 tetes madu atau minyak zaitun. aduk hingga rata dan membentuk scrub. Jangan encer banget ya. Lalu oleskan pada bibir dan pijat ringan bersama butiran-butiran gula. Lakukan sekira  menit lalu bilas dengan air hangat.

Kamu bisa pakai takaran secukupnya, gak harus 4 tetes. Tergantung tetesannya juga kali ya, gede apa ngga haha. Yang penting bisa jadi scrub dan ga mubadzir nantinya.
4. Bubuk Kopi

Tauu gak sih, bubuk kopi selain bisa dibikin kopi juga bisa dipakai sebagai scrub bibir. Caranya gampang banget. Campur bubuk kopi dengan sedikit air, sedikiiiit saja, jangan terlalu encer nanti malah jadi wedang kopi hehe. Setelah itu oleskan pada bibir dan pijat perlahan sekira 5-10 menit lalu bilas dengan air hangat.
Pastikan campurannya pas untuk ukuran scrub ya, kira-kira kayak lulur badan yang biasa kita pakai. Gak encer dan gak kental banget. 

5. Pasta Gigi

Pernah gak bibir kamu gak sengaja kena pasta gigi pas lagi sikat gigi? rasanya gimana? adem kan? seger-seger gimana gitu ya.
Ternyata pasta gigi bisa untuk mengatasi bibir kering loh. Caranya mudah, oleskan pasta  gigi pada bibir dan ratakan. Tunggu sebentar lalu bilas.
Ohya, kalo merasa pasta gigi terlalu panas jika dioleskan di bibir secara langsung bisa juga kamu akalin dengan menggosok area bibir dengan pasta gigi disaat menggosok gigi. Sebenarnya aku gak recommend pakai pasta gigi sih, karena kurang alami dan panas juga kan. tapi bisa lah dipake kalo lagi buru-buru dan gak punya banyak waktu. 

Nah, itu dia 5 tips dari aku biar bibir kamu gak kering lagi. Semuanya berdasar pengalaman aku karena memang tipe bibirku mudah kering *curhat. Selamat mencoba. jangan sungkan bertanya ataupun berkomentar ya. see ya


Share
Tweet
Pin
Share
16 komentar


Aku mengenal kopi sejak balita. Dulu sewaktu masih diasuh simbah aku sering melihat beliau menumbuk kopi. Tak jarang pula aku mengikuti proses sejak dari panen buah kopi hingga menjadi siap saji. Enak, itu saja yang aku tau kalaitu. Karena kupikir semua kopi memang sama saja dan seperti itu semuanya.
Hingga pada akhirnya setelah menginjak dewasa aku tahu aa acara di televisi yang memahas tentang kopi. Terlihat bagaimana dunia kopi tak sesempit yang aku tahu selama ini, tak sesederhana yang aku lihat selama ini. dan sejak saat itu pula aku tahu bahwa kopi murni yang tanpa dicampuri apapun saat disangrai adalah lebih enak daripada yang tidak murni. Ckckck,,,,
Apalagi sejak saat aku mulai bertemu dengan banyak orang, most of them, menyukai kopi dan akhirnya aku lebih sering ikut minum dan kadang merasa butuh. ah,ikut-ikutan yang bikin nagih nih... hehe. Meskipun sudah berkurang karena sempat ada insiden migrain setelah ngopi dua gelas, dalam hal ini kopi asli. Semoga ndak terulang lagi, amin.
sebenarnya, selain di minum, kopi juga bisa digunakan untuk hal lain lhoh. Berdasarkan pengalaman, justru aku terbantu sekali dengan persediaan kopi di rumah. Meskipun sekarang sudah jarang minum tapi setidaknya aku tetap membutuhkannya. Lalu, apa aja sih kegunaan kopi selain untuk diseduh diminum?
Check it out:
Masker Wajah
Ladies, kamu suka pakai masker wajah? gak ada salahnya lho kamu pakai kopi untuk mengganti produk masker yang biasa kamu beli. Memang terlihat menyeramkan saat dipakai tapi hasilnya bikin tingkat kecantikanmu naik 20 persen, hehe. Masker kopi juga cocok untuk semua jenis kulit lho, aku sendiri sudah memakainya sejak sekitar tiga taun dan tak pernah ada efek samping apapun.
Masker kopi dapat memberikan efek tenang dengan aromanya yang khas. Saat diaplikasikan, akan terasa "trecep-trecep" di kulit wajah yang memberikan efek segar bahkan hingga setelah dibilas. Setelah dibilas, wajah akan terasa lembut dan kenyal serta terlihat lebih cerah dari sebelumnya.
Cara membuat:
Siapkan satu sendok makan kopi dalam wadah masker atau piring kecil.
seduh dengan air hingga mengental dan berbentuk seperti pasta.
Oleskan ke seluruh permukaan wajah kecuali mata, gosok-gosok sebentar selagi masih basah.
Tunggu hingga kering, lalu bilas.

Lulur Badan
Selain sebagai masker wajah, kamu juga bisa memanfaatkan kopi sebagai lulur badan. Manfaatnya banyak lho, selain bisa mencerahkan juga bisa membuang radikal bebas yang menempel di tubuh kita. Kalo aku sih lebih suka lulur kopi karena aroma khasnya dan harganya yang lebih terjangkau. Jika tidak ada kopi buatan sendiri, kamu juga bisa membeli di warung kok. Dari yang ukuran kecil harga seribu rupiah hingga yang berukuran besar. Cara membuatnya sama dengan cara membuat masker kopi , hanya saja perlu menambah sedikit ukuran sesuai yang kamu butuhkan untuk luluran.

Scrub Bibir
Selain untuk kedua hal diatas, ada satu hal lagi yang bisa dilakukan dengan kopi yaitu Scrubbing Bibir. Yups, jika biasanya scrub bibir dibuat dari gula dan madu atau minyak zaitun yang diaduk menjadi satu. Ternyata kopi juga bisa digunakan untuk scrub bibir lho. Kandungan manfaat yang ada di dalamnya mampu melembabkan bibir kering dan jika digunakan secara rutin juga bisa mengembalikan warna alami bibir.
Cara pemakaiannya, setelah kopi diseduh menjadi bentuk pasta oleskan pada bibir dan gosok perlahan hingga kamu bosan, eh, maksudnya hingga beberapa menit. Kalau aku biasanya dua menit sudah cukup. Setelah itu bilas dengan air hangat jika ada, jika tidak bisa menggunakan air biasa.

Itulah tadi beberapa kegunaan kopi selain untuk diminum. Ketiganya bisa dilakukan bersamaan ya, atau jika sedang buru-buru bisa pilih salah satu saja yang dianggap cukup penting. Kalau aku lebih prefer ke masker wajah dan lulur tangan aja, karena wajahlah yang pertama dilihat dan tanganlah yang pertama kali dijabat.
Jadi buat kamu yang gak suka minum kopi, tak ada salahnya mulai sekarang menambah daftar kopi di list belanjaan kamu. Tapi kopinya yang murni ya, bukan kopi susu ataupun yang sudah bercampur gula. Bisa dikerubung semut, hehe.
Kamu punya cerita lain tentang kopi? share yuk....
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Yang benar itu Bikin Alis apa Lukis Alis?
Em, kalo menurutku sih terserah yang ngomong aja sih ya, enaknya gimana. Kalo aku lebih enaknya bikin alis tapi lebih setuju Lukis Alis, karena kegiatannya kan Menebali Alis sehingga lebih Indah bukan membuat Alis Baru. Oke ya, suka-suka aja.
Sebenarnya aku bukan pecinta make up, suka aja nggak apalagi cintrong hehe. tapi aku suka aja kalo lihat orang dandan cantik dan macem dengan postur tubuh dan pakaian yang dikenakannya. Meskipun kadang justru kecewa juga karena yang dilihat di foto tidak sama dengan kenyataannya. Seperti pengalamanku saat kondangan di pernikahan salah orang teman. Sebelum berangkat, seperti biasa, sudah banyak foto yang tersebar. Hampir semuanya berkomentar "wah, cantik banget", karena memang si pengantin terlihat sangat cantik dibanding hari biasanya dengan make up seadanya.
Sesampainya di lokasi, aku kaget bukan kepalang karena ternnyata riasan yang tadi terlihat sangat menarik di foto jauh berbeda dengan yang sedang ada di hadapanku. Entah faktor waktu yang sudah cukup lama atau memang kualitas riasan yang tidak maksimal, alas bedak yang melapisi kulit wajah pengantin terlihat sangat tebal dan seperti topeng, ups. Maklum, aku lebih suka riasan natural daripada yang seperti itu.
Sekedar saran saja bagi para calon pengantin, selalu diskusikan dulu model riasan yang akan diaplikasikan di wajah kamu. Tidak semuanya cocok untuk diaplikasikan di wajah kamu ya, jangan sampai momen berharga yang hanya terjadi sekali seumur hidup ini menjadi rusak hanya karena riasan yang hancur berantakan. Jangan berpikir hanya untuk momen foto dari pihak rias saja, sekarang, siapapun maunya foto sama pengantin lho. Biar cepet nyusul, katanya.


Oke. Skip.
Sebenarnya bukan tentang riasan pengantin yang aku tulis, tapi tentang pengalamanku Belajar Lukis Alis. Alis sebagai bagian yang cukup penting dari wajah menjadi salah satu penentu bentuk wajah yang sangat perlu untuk diperhatikan. Lihat deh, kalo alisnya bagus pasti keliatan lebih cantik.
Sebenarnya alisku baik-baik saja, hanya sekedar ingin belajar tekniknya saja. Bersama mbak Jeti, teman kos kala itu, aku dibimbing dengan telaten. Tanpa modal, akupun meminjam pensil alisnya, hehe.

Mungkin bagi sebagian wanita, kegiatan ini adalah hal simpel yang sangat mudah dilakukan. Selain menjadi ritual wajib sebelum bepergian untuk menunjang penampilan. Tapi apalah dayaku yang pegang bedak aja cuma sehari sekali. Touch up?, hehe ngaca aja jarang apalagi buat Lukis Alis.
Dan akhirnya akupun mulai belajar, tidak seluruhnya dilukis tapi hanya bagian pangkal dan ujung saja. Lalu disapu dengan puff hingga merata dan membentuk alis yang proporsional. Dan seperti inilah hasilnya, hehe.



Setelah belajar saat itu, hanya beberapa kali kuaplikasikan di alisku. Bahkan aku sempat mendapat saran dengan menggunakan sikat bekas untuk menyapu bagian alis yang tidak rapi. Dan ternyata memang benar, sikat bekas cukup membantu merapikan alis tanpa harus menggunakan pensil alis.


Ada yang punya pengalaman unik dengan Riasan? Share yuk...
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

About me

Selamat datang di blog Hai Ulya

Follow Me

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • pinterest
  • youtube


recent posts

Blog Archive

  • ▼  2021 (2)
    • ▼  April 2021 (1)
      • Ketika 'Cuan' Menjadi Alasan Untuk Setiap Hal
    • ►  Maret 2021 (1)
  • ►  2020 (3)
    • ►  November 2020 (1)
    • ►  September 2020 (1)
    • ►  Maret 2020 (1)
  • ►  2019 (21)
    • ►  Agustus 2019 (1)
    • ►  Juli 2019 (4)
    • ►  Juni 2019 (1)
    • ►  Mei 2019 (2)
    • ►  April 2019 (2)
    • ►  Maret 2019 (5)
    • ►  Februari 2019 (2)
    • ►  Januari 2019 (4)
  • ►  2018 (26)
    • ►  Desember 2018 (3)
    • ►  November 2018 (4)
    • ►  Oktober 2018 (2)
    • ►  September 2018 (3)
    • ►  Agustus 2018 (4)
    • ►  Juli 2018 (5)
    • ►  Juni 2018 (3)
    • ►  April 2018 (2)
  • ►  2017 (13)
    • ►  Desember 2017 (1)
    • ►  November 2017 (3)
    • ►  Oktober 2017 (3)
    • ►  September 2017 (3)
    • ►  Agustus 2017 (1)
    • ►  Juli 2017 (2)
  • ►  2016 (17)
    • ►  Desember 2016 (1)
    • ►  November 2016 (1)
    • ►  September 2016 (3)
    • ►  Agustus 2016 (2)
    • ►  Mei 2016 (8)
    • ►  April 2016 (2)

Categories

Advertorial Banking Beauty Belanja Blogging Curhat Dunia Kerja Event Fashion Gawai Gerakan Pungut sampah Goods Jalan-jalan Kesehatan Komunitas Kuliner Lomba Mahasiswa Minimalism Indonesia Musik None ODOP Opini Pribadi Otomotif Parenting Pernikahan Quarter Life Crisis Relationship Sosial Media Tips Tradisional Viral

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates