SEMUDAH INI MEMULAI USAHA DI ERA DIGITAL
Bulan ini aku kembali disibukkan
dengan urusan akademik yang sudah sekian lama aku tinggalkan. Em, maksudku aku
hentikan sejenak. Banyak hal yang aku lakukan selama tidak mengikuti kegiatan
akademik. Dari bekerja dengan orang lain hingga mencoba peruntungan di dunia
bisnis.
Meskipun bukan hal yang baru lagi
untukku, tapi kegiatan bisnis memang selalu memusingkan. Apalagi di proses
mengawali. Seakan memulai hidup baru yang harus sangat tertatih-tatih dan penuh
ketabahan. Tapi tentu saja bisa dibaca keberhasilannya jika ditekuni dengan
kesungguhan. Ironisnya, aku sering berhenti di tahap tertatih-tatih dan tak
sabar menunggu hingga waktunya bangkit tiba. Sedih sekali jika mengingat
masa-masa itu.
Dan saat ini, meskipun sedang vakum
berpromosi secara langsung. Aku sedang menyiapkan amunisi sekuat mungkin untuk
melanjutkan usaha yang telah aku rintis sejak tiga tahun lalu. Sempat berhenti
lalu lanjut kembali, berhenti lagi dan berlanjut lagi. Hal biasa bagi pengusaha
yang sering disebut dengan pasang surut.
Sebagai pelaku, kadang aku tak
menyadari tentang teori pasang surut ini. Baru sadar kemudian setelah yang
surut telah pasang kembali. Bahkan tak jarang aku menyalahkan diri sendiri saat
sedang jatuh dan terpuruk dan menganggap apa yang terjadi adalah akibat dosa
besarku selama ini. Drama banget aku tuuuh.
Entah sudah berapa jenis usaha
yang pernah aku coba geluti. Ya, aku coba menggeluti tapi kadang usahanya yang
nggak mau bergelut denganku. Aku merasa diPHP oleh keinginanku sendiri. Betapa
sedihnya aku mengingat kejadian-kejadian memilukan tersebut. Seakan ada saja
hal-hal yang tak mengenakkan yang membuat aku berhenti melanjutkan usaha.
Kalian pasti kepo kan, apa saja
usaha yang pernah aku geluti hingga jadi selebay itu?!
Sebagai makhluk online, aku
cenderung lebih banyak memulai usaha melalui online. Beberapa kali membuka
usaha, hampir semuanya aku mulai secara online. Beberapa kali aku diinterogasi
beberapa teman dan mereka cenderung tak percaya dan mengabaikan pernyataanku.
Nyatanya, memulai usaha secara online di era digital seperti ini bukanlah hal
yang tabu dan sulit untuk dilakukan.
Semudah seperti menulis status
dan membalas pesan singkat. Ya, semudah itu. Apalagi bisa memberi nilai
ekonomis. Menggiurkan, bukan?
Salah satu usaha yang aku geluti
sejak 2015 yaitu usaha Kain Tenun Khas Troso, Jepara. Awalnya aku masih
meraba-raba sistem kerja bisnis online yang kebetulan saat itu sedang aku
gandrungi. Bermodal keberanian dan kenalan beberapa teman, aku memulai dengan
tanpa modal uang sepeserpun. Dalam waktu tiga bulan aku berhasil melayani
beberapa pembelian, salah satunya dikirim ke Bali dengan omzet mencapai lima
juta per bulan.
Setelah itu, karena satu dan lain
hal, aku memutuskan berhenti dan kembali fokus kuliah. Ternyata jalan menuju
wisuda tak semulus paha kita masing-masing. Ada saja tanjakan dan turunan serta
polisi tidur yang menghalangi. Harus ekstra hati-hati dan siapkan mental
tambahan.
Dua tahun berlalu, aku kembali
dipertemukan dengan jalan usaha yang sama. Tetap bergelut dengan kain tenun
khas Jepara. Kali ini aku kembali mendapatkan banyak kenalan. Alhamdulillah,
silaturrahim selalu membawa rejeki berlimpah. Aku banyak belajar dari mereka,
baik secara langsung maupun tidak. Baik secara personal maupun kelompok. Dalam
waktu dua bulan, aku lebih banyak belajar dari rumah, mengamati pergolakan
media pemasaran yang digunakan para pendahulu yang telah menggapai kesuksesan.
Sambil belajar, aku kembali
memantapkan diri untuk bergelut dengan usaha Kain Tenun Khas Troso melalui
instagram. dengan modal bismillah dan doa restu orang tua, usahaku tak sia-sia,
aku mendapatkan pembeli pertama di minggu kedua setelah akun online shopku
aktif. Betapa senangnya kala itu, hehe.
Waktu berjalan dan aku semakin
gigih berjuang, Alhamdulillah di bulan ke empat aku bisa menjadi eksportir kain
tenun ke Kanada. Waah, senangnya lagi. Semakin bersemangat dan merasa yakin
bahwa ini adalah duniaku. Haha, pedenya aku.
Saat ini, aku sedang merencanakan
membuat website untuk meningkatkan penjualan agar lebih baik dan semoga bisa
berkembang lebih pesat seperti sebelumnya. Syukur-syukur bisa membantu lebih
banyak orang untuk mendapatkan pekerjaan. Ini merupakan salah satu resolusi
Bisnis di tahun 2019 yang aku miliki.
Hingga saat ini, aku semakin
keenakan dengan usaha online bahkan tak terpikir membuka usaha secara offline
karena waktu dan tempat yang terbatas. Lagipula, zaman sekarang seakan sudah
disedikan lahan usaha yang siapapun bisa memulainya darimana saja, dunia
online. Sejujurnya memang lebih mudah untuk membuka usaha di era digital ini
dengan segala kelebihannya.
Yuk, berwirausaha. Happy blogging. J

14 komentar
masih mikir juga nih utk wirausaha.. semoga dimudahkan.. capek kerja mulu yak
BalasHapusSemangat bisnisnya ya kak! Maksimalkan media sosial untuk ajang promosi, mumpung gratis hehe
BalasHapusAku juga punya bisnis online kecil-kecilan, kirim barang disambi saat pulang kantor hehe, repot sih cuma ada sensasi tersendiri ketika pelanggan puas saat menerima barang :)
Aku juga pgn buka usaha tapi masih galau. Hehe. Saling mendoakan ya. Anyway aku di rumah punya kain troso Jepara lho
BalasHapusWaduuuuh kamu kereeen banget mbak. Di usia semuda ini, jiwa bisnis sudah berkembang. Salute aku...next coba ikutan Wirausaha Muda Mandiri ya mbak, mana tau disupport
BalasHapusAku gak ngeh dirimu jualan tenun troso. Tahu gitu pas kemarin ada yang nanya, kukasih dirimu ya. Tetap semangat usahanya, semoga sukses sampai nanti
BalasHapusWaahhh.. keren loh, sampe ekspor segala. Semoga lancar ya bisnisnya. Internet memang mempermudah segala, dan bisa mengubah hidup kita.
BalasHapusKeren mbaaak. Aku dulu juga jualan tapi lbh ke buku dan baju busui bumil. Jd pengen bisnis lagi :D
BalasHapusPenasaran kain tenun Troso kyk apa? Berupa kain aja atau jg diubah jd baju dll gtu? Keren bisa ekspor jg, sukses yaaa.
Semudah apa berusaha di era digital? Jawabnya, semudah jatuh cinta padaku. Hehe
BalasHapusYa tentunya semudah menjentikkan jarindan geser2 jempol
Gak semua di era digital ini mendatangkan mudarat, yang mendatangkan manfaat juga banyak. Ya contohnya, kita mau usaha mudah banget, easy.
BalasHapusDi tengah maraknya usaha, aku salut mba tetep fokus kepada kain tenun jepara. Konsisten ya mbak, dan aku jd termotivasi bikin usaha jg
BalasHapusBisnis ini semakin banyak ilmunya, semakin terasa sia-sia kalau gak langsung action.
BalasHapusHihii~
Aku lagi seneng baca buku motivasi dari para enterpreneur niih...
Jadi pingin seperti Ulya yang take action.
Mantap.
Sukses terus, Ulya.
Haduh ceritanya menginspirasi sekali, nih. Bikin pengen memulai usaha online. Tapi gimana ya, dasar otakku bukan otak pebisnis kali ya. Dari dulu susah banget untuk diajak memulai. Huhuhu.
BalasHapus*malah curhat
Di era digital ini..rugi kalo gak manfaatkan teknologi..
BalasHapusUntuk promosi apapun sepertinya makin efisien dengan cara digital..
Iya, semudah itu memang berbisnis di dunia digital skrg ya. Tapi ttp ada perjuangannya jg dong, meski terlihat mudah. Keren Ulya pencapaiannya sdh bs ekspor. Daebak!
BalasHapusUdah selesai bacanya?
Komentar yuk, siapa tau isi hati kita sama :)